Sepenggal Kisah Haru dari Pengajar TPA

Ditulis oleh: Admin Sedekah Plus


Sebagai bagian dari ikhtiar guna memfasiltasi para santri tahfizh menjadi Hafizh Quran, WIZ melalui Program Tebar Quran Nusantara terus menggulirkan Program tersebut bersama mitra, para dermawan. Kali ini pendistribusian dialokasikan kepada para santri TPA al Mujahidin yang beralamat di Jl. Nipa-nipa Kec. Manggala, Kota Makassar.

Program Pembinaan Al Quran di TPA Al Mujahidin sudah berjalan sejak 13 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2008, Awal mula TPA ini dimulai dari pembinaan di teras masjid dengan jumlah santri yang masih sedikit, seiring berjalannya waktu peminat dari TPA ini terus banyak, hingga sekarang Jumlah pesertanya mencapai 50 santri.

Menurut keterangan Ustazah Suriani, rata-rata anak-anak yang ikut belajar di TPA ini berasal dari kalangan kurang mampu seperti para buruh atau sopir angkutan.

"Kami juga tidak menetapkan tarif untuk mereka hanya sesuai kemampuan," ungkap Ustadzah Suriani.

Dirinya menambahkan bahwa dengan bantuan Alquran tersebut, pihaknya akan meneruskan distribusinya kepada para santri yang menurutnya memang tergolong masyarakat kurang mampu.

"Terlebih lagi mereka sudah mengikuti program kelas tahfizh setiap pekannya di tempat ini, sambungnya.

Jumlah Al Quran yang didistribusikan sebanyak 34 paket Quran hafalan untuk santri.

Lebih lanjutnya dijelaskan Suriani bahwa santri yang dibinanya terbagi atas dua tingkatan, yaitu 1. Kelompok Pra tahifdz, yakni persiapan perbaikan bacaan kelas Iqro dan 2. Tahfizh kids: setingkat sekolah dasar dan SMP.

Selain membina anak-anak, para Orangtua mereka juga diikutkan belajar melalui program khusus, iqra bagi orang dewasa (Dirosa).[]