Berjarak 16,6 Kilometer dari kota Makassar, perjalanan ke Pulau Kodingareng Keke bisa ditempuh selama sejam dengan menggunakan Kapal Motor dari dermaga Kayu Bangkoa Kota Makassar. Pulau ini dihuni lebih dari 4000-an warga. Rerata mata pencaharian warga sebagai nelayan. Ombak besar kadang menjadi tantangan bagi mereka mencari rezki. Beberapa diantara mereka ada yang tenggelam hingga meninggal dunia.


Anak-anak nelayan banyak yang ingin jadi hafiz. Menjadi pembelajar Alquran yang baik. Namun mereka terkendala sarana yang kurang memadai, hal ini dihadapi oleh para guru dan murid di TK Islam Terpadu Raihanah Kodingareng.


TK ini didirikan pada tahun 2018 di RW 06 RT C, Pulau Kodingareng, Kecamatan Pulau Sangkarrang, Kota Makassar. Jumlah santrinya terdiri dari 34 orang, dengan empat orang tenaga pendidik. Di tempat sederhana ini, anak-anak belajar Alquran, baca tulis dan mengeja.


Tak ada fasilitas yang memadai. Saat belajar, anak-anak harus duduk melantai beralaskan tikar seadanya. Karena minimnya anggaran, mereka pun sudah dibebaskan dari beratnya iuran selama belajar di tempat ini.


Pendiri tempat belajar ini, ustazah Mariani mengisahkan, selama bertahun-tahun, tempat belajar para santri pum masih berstatus kontrakan, sehingga ia merasa perlu mengajak para dermawan untuk bisa menghadirkan tempat yang layak dan sifatnya permanen.


“Ruangan yang mereka tempati ini kondisinya sudah tidak begitu baik. Namun, dengan keterbatasan yang ada para guru dan anak-anak tetap bersemangat datang,” ujar daiyah pendiri sekolah tersebut.


Sudah bertahun-tahun dirinya mengabdikan diri di pulau ini. Menjadi suluh di tengah gelapnya cahaya peradaban bagi anak-anak pulau.


Di sana Ia membina anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kehidupan ekonomi ke bawah.  Akan tetapi mereka sangat antusias dan bersemangat untuk belajar dan menimba ilmu sehingga sangat di butuhkan tempat belajar yang bisa menunjang proses belajar bagi anak-anak pulau.


Alhamdulillah, di pulau Kodingareng, beliau sudah mendapatkan sebuah tanah yang nantinya akan dijadikan sebagai lahan membangun sekolah yang lebih baik lagi. Namun ibu Mariani terkendala masalah biaya pembebasan lahan.


“Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan layak tanpa susah-susah lagi ngontrak sana-sini,” tuturnya.

Ayo #SahabatDermawan bersama kita bangun Rumah Qur'ani di Pulau Kodingareg:

1. Masukkan nominal sedekah #SahabatDermawan

2. Klik “Donasi Sekarang”

3. Lengkapi data beserta doa #SahabatDermawan

4. Klik “Kirimkan Pembayaran”

5. Transfer Donasi 

SEDEKAHPlus.com, Bersama Menebar Manfaat

Patungan Bangun Rumah Qur'ani untuk Anak Pulau Kodingareng

SEDEKAHPLUS.com
Pulau Kodingareng

Rp 50.319 Raised Of Rp 70.000.000 Target

0%
  • 0 Hari Tersisa
  • 1 Donatur