Ayo Gabung! Rintis Rumah Qur’an Pertama di Pedalaman Asmat


“Asmat adalah tempat yang indah. Sebuah cita-cita dan harapan membuat Rumah Qur’an disini, agar Islam di tanah Papua tidak redup. Agar dakwah ini bisa diteruskan kepada para penerus generasi” 

(Ustadz Abu Ukasyah, Dai Qur’ani WIZ untuk Papua)  


Pada dasarnya pergerakan dakwah yang ia geluti sudah dimulai sejak lama. Sebagai salah seorang putra daerah, ustadz Abu Ukasyah memiliki keinginan besar untuk merintis sebuah Rumah Qur’an


Banyak hal yang sebetulnya mematahkan persepsi banyak orang tentang Papua seperti papua adalah daerah yang menakutkan dengan peduduknya yang sangat primitif, intoleran, barbar dan persepsi-persepsi negatif yang lainnya. Padahal, orang-orang Papua punya potensi besar, jika dilakukan pembinaan yang merata dan juga unggul


Keberhasilan Ustadz Abu Ukasyah dalam melakukan dakwahnya dibuktikan dengan adanya ratusan warga priibumi yang ia Islamkan, puluhan lainnya telah mengikuti pembinaan pekanan, baik anak-anak, remaja, hingga usia dewasa. Bahkan yang ia bina termasuk para anggota Bhayangkari


Tak usang ia punya semangat, seolah tak pernah jengah dan patah dalam berdakwah, setiap pekan dengan jarak puluhan kilometer ia memanfaatkan sebuah perahu panjang yang biasa disebut long boat mengangkut puluhan muallaf di desa-desa terpencil di Kabupaten Asmat


Jika dahulu azan masih terdengar langka, namun kini hampir setiap waktu sholat, suara muazin terdengar lantang memanggil para jamaah 


Dukungan Anda sangat berarti dalam program pembangunan Rumah Qur’an yang nantinya akan menampung para muallaf belajar membaca Al-Qur’an. Dari tempat itulah mereka akan dicerahkan, diajarkan segalanya, diubah pola pikirnya, agar masyarakat Papua bisa menggenggam peradaban, jauh dari persepsi orang kebanyakan. Insya Allah Rumah Qur'an "WIHDATUL UMMAH" ini akan dibangun di atas tanah wakaf berukuran 15 x 15 meter


Ayo Gabung! Rintis Rumah Qur’an Pertama di Pedalaman Asmat

Sedekah Plus
Agats, Papua

Rp 0 Raised Of Rp 200.000.000 Target

0%
  • 276 Hari Tersisa
  • 0 Donatur