Halmahera Selatan -- Gempa bumi bermagnitudo 7,2 yang mengguncang Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara mengakibatkan sejumlah kerusakan. 160 Rumah roboh dan satu orang dilaporkan meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan. 


Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, menginformasikan bahwa dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa dilaporkan meliputi Kecamatan Gane Barat Utara, Kecataman Timur Selatan, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kecamatan Gane Dalam, Kecamatan Gane Barat Selatan, dan Kecamatan Gane Timur di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Hingga pukul 01.00 WIB, telah terjadi 52 gempa susulan.


"Hingga 15 Juli 2019 pukul 01.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan 52 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M 5,8 dan magnitudo terkecil M 3,1. 28 gempa di antaranya dirasakan. Di laporkan ada satu orang yang meninggal dunia akibat reruntuhan bangunan," jelas Rahmat.


Sebelumnya, gempa M 7,2 tersebut berpusat di 62 km sebelah timur laut Kota Labuha, Pulau Bacan, dan terjadi pukul 16.10 WIB. Gempa ini telah membuat masyarakat menjadi panik. Gempa tersebut membuat warga di sekitar kawasan pantai mengungsi. Mereka kini membutuhkan berbagai keperluan untuk bertahan di pengungsian

Ayo #SahabatDermawan ambil bagian membantu warga terdampak Gempa Maluku Utara :

1. Masukkan nominal sedekah #SahabatDermawan

2. Klik “Donasi Sekarang”

3. Lengkapi data beserta doa #SahabatDermawan

4. Klik “Kirimkan Pembayaran” 

5. Transfer Donasi 

SEDEKAHPlus.com, Bersama Menebar Manfaat

Peduli Bencana Gempa Maluku Utara

Sedekah Plus
Maluku Utara

Rp 2.951.511 Raised Of Rp 500.000.000 Target

1%
  • 0 Hari Tersisa
  • 5 Donatur